Yahoo dan Facebook Damai, Bentuk Aliansi Periklanan



Setelah melakukan aksi saling gugat hak paten sejak Maret lalu, Yahoo dan Facebook akhirnya sepakat untuk berdamai. Keduanya akan membentuk aliansi periklanan.

Ross Levinsohn, yang saat ini menjabat sebagai CEO sementara Yahoo, tampaknya tak ingin melanjutkan obsesi sang pendahulu yang bersemangat menggugat Facebook. Ia menyelesaikan masalah hak paten dengan cara menjalin kemitraan yang baik bersama Facebook.

Dua perusahaan internet ini akan memberlakukan lisensi silang untuk paten dan berkolaborasi di masa depan.

"Kami sangat antusias untuk mengembangkan kemitraan lebih dalam dengan Facebook. Dan, saya berterima kasih kepada Sheryl Sandberg dan tim yang telah bekerja keras bersama tim kami untuk merealisasikan perjanjian dinamis ini," kata Levinsohn dalam siaran pers.

Chief Operating Officer Facebook, Sheryl Sandberg, juga punya peran besar dalam negosiasi dan perdamaian ini. Ia berpendapat, pemimpin Yahoo yang baru berfokus pada inovasi dan dapat menghasilkan produk yang bagus untuk pengguna. "Bersama, kami akan memberikan pengalaman sosial bagi pengguna sekaligus memberikan nilai untuk pemasaran," ucapnya.

Perang paten antara keduanya dimulai oleh Yahoo pada Maret lalu. Yahoo merasa dirugikan karena Facebook melanggar 10 hak paten teknologi Yahoo yang telah didaftarkan di Amerika Serikat (AS).

Menurut Yahoo, pertumbuhan Facebook yang begitu cepat, bagaimanapun, didasari oleh penggunaan teknologi jejaring sosial yang telah dipatenkan Yahoo. Namun, dari 10 paten yang dipermasalahkan, sebagian besar merujuk pada periklanan online, termasuk cara penempatan iklan dan metode aksesnya. Hanya dua paten yang terkait dengan teknologi media sosial.

Facebook menggugat balik Yahoo pada bulan April. Facebook mengklaim, justru Yahoo yang melanggar beberapa paten milik Facebook.




sumber:BBC