Suami Disfungsi Ereksi, Ini Olahraga yang Tepat

Suami Disfungsi Ereksi, Ini Olahraga yang Tepat
Bersepeda dapat membantu kesembuhan disfungsi ereksi (ilustrasi)

Gangguan ereksi bisa dihindari dengan olahraga. Dr Rachmad Wisnu Hidayat SpKO menjelaskan, olahraga 15–30 menit setiap hari secara teratur menyehatkan tubuh, melancarkan peredaran darah, termasuk di bagian genital sehingga dapat meningkatkan libido.

Pakar Dokter Olahraga dari FKUI ini menambahkan, perlunya olahraga khusus, yakni senam kegel. Selama ini, senam tersebut hanya dikenal dan dilakukan perempuan, ternyata pria pun dianjurkan mela kukannya.

Saat melakukan senam kegel, otot-otot dasar panggul menjadi aktif bekerja. “Makanya, senam kegel ini bagi pria berperan pada proses ereksi sebagai terapi untuk mengendalikan ejakulasi prematur dan memperbaiki fungsi ereksi,” tuturnya.

Untuk mencegah gangguan ereksi, Dr Rachmad Wisnu Hidayat SpKO menyarankan olahraga secara teratur.

Olahraga yang bisa dilakukan

- Jalan cepat

- Joging (untuk yang berat badannya ideal)

- Bersepeda

- Renang



Intensitas olahraga

- Sedang, maksudnya pernapasan masih normal tidak terengah-engah.



Frekuensinya

- Seminggu dua hingga tiga kali harus ada selang-seling.

- Bila ingin maksimal, dilakukan setiap hari.



Durasi

- Minimal 30 menit

- Maksimal 60 menit, kecuali penderita obesi tas selama 90 menit.

Redaktur : Endah Hapsari