Kecelakaan Tak Terduga: Toilet Meledak Hingga Ciuman yang Akibatkan Tuli

toilet meledak
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jangan pernah meremehkan hal-hal yang kesannya kecil, biasa, dan sederhana. Sebab kecelakaan yang terjadi bisa saja disebabkan oleh hal-hal yang remeh. Ya, hal-hal tak terduga kerap kali mengakibatkan kecelakaan yang membuat manusia harus dilarikan ke rumah sakit.

Berikut ini beberapa kecelakaan tak terduga, seperti dikutip detikHealth dari Mirror, Kamis (30/1/2014):

1. Rahang Tak Bisa Ditutup

Pada bulan Maret 2010, Chad Ettmueller, pergi ke toko sandwich Which Wich untuk membeli makan siang. Karena sangat lapar, dia memesan sandwich raksasa. Tak lama terhidang sandwich dengan enam daging dan tiga keju.

"Saat saya membuka mulut untuk menggigit sandwich, tiba-tiba rahang saya terkunci," ujar ayah tiga anak asal Georgia, AS, itu.

Mulut Chad terus saja menganga, meskipun dia telah melakukan berbagai cara untuk mengatupkannya kembali. Bahkan Chad meninju dirinya sendiri demi membuat rahangnya menutup. Apa daya segala upayanya sia-siap. Chad pun dilarikan ke RS. Setelah 14 jam dokter melakukan operasi, akhirnya rahang Chad bisa kembali ditutup.

2. Toilet Meledak

Air di sebuah apartemen berlantai 19 di New York dimatikan sepanjang hari lantaran ada tukang ledeng yang sedang memperbaiki sistem penyiraman toilet. Kemudian seorang penghuni, Michael Pierre, mencoba memencet tombol penyiraman di toilet untuk melihat apakah sistem penyiraman toilet sudah bekerja.

Namun yang terjadi tidak seperti yang diharapkan. Toiletnya meledak. Pecahan porselen dari toilet itu membuatnya tidak sadar dan harus mendapat 30 jahitan di kepala, lengan, dan kaki.

Atas kecelakaan yang dialaminya, Michael menggugat ganti rugi. Maklum saja, selain membuatnya terluka, peristiwa itu juga menyisakan trauma. "Saya takut menyiram toilet," kata Michael.

3. Ciuman yang Mengakibatkan Tuli

Perempuan yang berusia 20-an tahun ini tidak menyangka ciuman yang dilakukannya dengan sang kekasih akan membuat salah satu kupingnya tuli. Peristiwa bermula saat pasangan itu asyik berciuman dengan penuh gairah, di mana bibir mereka saling mengunci sehingga mengakibatkan berkurangnya tekanan dan membuat gendang telinga kirinya pecah. Akibatnya telinga kirinya tak bisa mendengar.

"Telinga bagian dalam terhubung ke mulut melalui tabung," ujar seorang dokter di Guangdong, China, kepada perempuan itu.

"Ciuman mengurangi tekanan di mulut, menarik gendang telinga dan menyebabkan kerusakan itu," imbuh sang dokter.

Atas bantuan dokter, diharapkan pendengaran perempuan itu akan kembali normal pada beberapa bulan ke depan. Untuk menghindari kasus serupa terulang kembali, perempuan itu mungkin akan belajar banyak bagaimana menyempurnakan teknik berciumannya sehingga mengurangi bahaya yang bisa terjadi.

4. Manusia Balon

Pada bulan Mei 2011 Steven McCormack yang bekerja sebagai sopir terjatuh ke mesin kompresor saat memompa ban truknya. Entah bagaimana pantatnya tertusuk mesin tersebut sehingga udara masuk ke dalam tubuhnya.

"Dalam hitungan menit tubuh saya menggelembung hingga dua kali ukuran sebenarnya," kata Steven.

Di rumah sakit, dokter menemukan udara telah mengisi perut, dada, sekitar jantung, paru-paru, dan bola matanya. Udara bahkan memisahkan lemak dari otot-ototnya. Dokter juga sangat kesulitan memasukkan jarum infus.

Steven harus mengeluarkan angin dari dalam tubuhnya, dan ia butuh waktu tiga hari untuk kembali ke ukuran normal.

5. Lem Mata

Margaret Kimpton terburu-buru saat akan meninggalkan rumah. Dalam keadaan terburu-buru itu, dia ingat harus mengambil tetes mata. Tanpa menyalakan lampu kamar, dia lantas menyambar sesuatu di samping tempat tidurnya yang dia kira adalah tetes mata. Namun ternyata yang diambilnya adalah lem kuku.

Tanpa menyadari kesalahannya, Margaret meneteskan lem kuku itu ke matanya. Alhasil dia tidak bisa membuka matanya. "Rasanya sangat menyengat. Saat saya akan membuka mata, saya tidak bisa melakukannya. Rasa sakitnya mengerikan sekali," ujar perempuan asal New South Wales, Australia, ini.

Sementara itu petugas medis membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk bisa membuka mata Margaret.

source:health.detik.com